DEMA UIN Jakarta Ajak Publik Kawal Agenda Reformasi

Ahmad Hafiz Ketum Dema Uin Jakarta
Ahmad Hafiz Ketum Dema Uin Jakarta

Jakarta, 13 Mei 2026 – Menjelang peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), Presiden Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Achmad Hafiz, menyerukan pentingnya penguatan supremasi sipil serta pengawalan terhadap nilai-nilai reformasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam keterangannya, Achmad Hafiz menegaskan bahwa TNI harus kembali fokus pada fungsi utamanya sebagai alat pertahanan negara dan tidak terlibat dalam jabatan-jabatan sipil yang berpotensi menimbulkan tumpang tindih kewenangan antara militer dan sipil.

“Momentum Hari Kebangkitan Nasional harus menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa untuk menjaga demokrasi dan menegakkan supremasi sipil. TNI harus kembali ke barak dan fokus pada tugas pertahanan negara, sementara jabatan sipil seharusnya diisi oleh kalangan sipil yang profesional sesuai amanat reformasi,” ujar Achmad Hafiz.

Ia juga menilai bahwa profesionalisme institusi negara hanya dapat terwujud apabila terdapat pembatasan yang jelas antara ranah sipil dan militer sesuai prinsip demokrasi konstitusional. Menurutnya, keterlibatan aparat militer aktif dalam jabatan sipil dapat menimbulkan kekhawatiran publik terhadap kemunduran agenda reformasi.

Selain itu, Achmad Hafiz turut meminta agar berbagai kasus yang menjadi perhatian publik, termasuk kasus yang berkaitan dengan Andrie Yunus, dapat diusut secara transparan, adil, dan tuntas sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

“Kami berharap seluruh persoalan yang menyangkut hak-hak masyarakat dan keadilan dapat diselesaikan secara terbuka dan berdasarkan supremasi hukum agar kepercayaan publik terhadap institusi negara tetap terjaga,” tambahnya.

Presiden Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tersebut juga mengajak generasi muda dan mahasiswa untuk terus menjaga semangat kritis, demokratis, serta aktif mengawal jalannya reformasi demi terciptanya Indonesia yang adil, demokratis, dan menghormati hak asasi manusia.

Pos terkait