Ketua Umum Ojol Maxim Jabodetabek Apresiasi Perpres 27/2026, Dorong Implementasi Maksimal

Ketum Ojol Maxim Jabodetabek
Ketum Ojol Maxim Jabodetabek

Jakarta – Ketua Umum Ojol Maxim Jabodetabek, Dwi Hermansyah, mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto dalam melakukan penataan sektor transportasi online melalui penguatan regulasi Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan mitra pengemudi.

“Pemerintah telah menunjukkan komitmen untuk memperbaiki tata kelola transportasi online. Namun demikian, kami berharap pemerintah segera merealisasikan berbagai aspirasi yang selama ini disampaikan para pengemudi, di antaranya kepastian payung hukum, pengaturan tarif batas atas dan batas bawah, perlindungan jaminan kesehatan melalui BPJS, serta evaluasi terhadap sejumlah kebijakan perusahaan aplikator yang masih dinilai membebani mitra pengemudi,” kata Dwi kepada awak media.

Dwi juga mendorong pemerintah agar memastikan implementasi Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 mengenai pembatasan potongan aplikasi maksimal 8 persen dapat diterapkan secara konsisten untuk semua layanan tidak hanya diberlakukan pada layanan angkutan penumpang, tetapi juga mencakup layanan pengantaran makanan dan barang, sehingga manfaat kebijakan tersebut benar-benar dirasakan oleh seluruh pengemudi transportasi online.

“Implementasi kebijakan tersebut harus diawasi secara konsisten agar seluruh perusahaan aplikator mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah sehingga kesejahteraan mitra pengemudi benar-benar dapat meningkat,” ujar Dwi.

Selain itu, Dwi mengimbau seluruh komunitas dan pengemudi transportasi online agar tetap mengedepankan penyampaian aspirasi secara tertib, damai, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, serta mengutamakan dialog dengan pemerintah maupun perusahaan aplikator dalam mencari solusi atas setiap permasalahan yang dihadapi.

“Kami mengajak pemerintah, perusahaan aplikator, dan seluruh komunitas pengemudi untuk bersama-sama membangun ekosistem transportasi online yang sehat, transparan, berkeadilan, dan berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan para mitra pengemudi serta kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tutupnya.

Pos terkait