MBG Jadi Bukti Sinergi Polri dan Presiden, KMI Soroti Koordinasi Langsung

Edi Homaidi Ketua Kmi
Edi Homaidi Ketua Kmi

Jakarta – Presiden memberikan penghargaan kepada Kapolri dan jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) atas dukungan aktif mereka terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebuah agenda prioritas nasional yang menargetkan penguatan gizi masyarakat dan ketahanan pangan. Apresiasi tersebut dinilai sebagai pengakuan resmi negara terhadap perluasan peran Polri di luar fungsi keamanan dan penegakan hukum.

Ketua Kaukus Muda Indonesia (KMI), Edi Homaidi, melalui keterangan tertulisnya (23/2/2026) menyambut baik penghargaan tersebut. Ia menyebut langkah Presiden sebagai sinyal kuat bahwa pemerintah mendorong kolaborasi lintas lembaga dalam memastikan keberhasilan program strategis nasional.

Menurut Edi, keterlibatan Polri dalam pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta penguatan distribusi logistik pangan menunjukkan transformasi kelembagaan yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Penghargaan dari Presiden menjadi bukti bahwa Polri hadir bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari solusi atas persoalan mendasar bangsa, termasuk ketahanan pangan dan pemenuhan gizi anak-anak Indonesia,” kata Edi.

Ia menilai dukungan Polri pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) memperlihatkan sinergi konkret antara aparat keamanan dan pemerintah pusat dalam menjawab tantangan multidimensi, mulai dari stabilitas sosial hingga akses pangan yang merata.

Garis Komando dan Efektivitas Kebijakan
Dalam pernyataannya, Edi juga menegaskan pentingnya posisi kelembagaan Kepolisian Negara Republik Indonesia yang berada langsung di bawah Presiden, sebagaimana diatur dalam konstitusi dan peraturan perundang-undangan.

Menurut dia, struktur tersebut memungkinkan efektivitas komando dan percepatan koordinasi lintas sektor tanpa hambatan birokrasi berlapis.

“Dengan struktur tersebut, koordinasi lintas sektor menjadi lebih cepat, solid, dan tidak terfragmentasi secara birokratis,” ujarnya.

Edi berpendapat, dalam menghadapi tantangan yang kompleks, mulai dari keamanan, stabilitas sosial, hingga ketahanan pangan dibutuhkan institusi kepolisian dengan garis komando yang tegas dan terhubung langsung kepada kepala negara.

Kaukus Muda Indonesia, lanjutnya, mendorong agar sinergi antara Polri dan pemerintah pusat terus diperkuat untuk memastikan program MBG berjalan efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

“Ini momentum untuk memperkuat kepercayaan publik bahwa institusi negara bisa bergerak bersama demi kepentingan rakyat,” kata Edi.

Pos terkait